Penilaian

PENILAIAN

A. Komponen Penilaian

Pilmapres merujuk pada kinerja individu mahasiswa yang memenuhi kriteria pemilihan yang terdiri atas lima unsur, yaitu:

  1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK),
  2. Karya tulis ilmiah beserta ringkasan,
  3. Prestasi/capaian yang diunggulkan,
  4. Bahasa Asing (PBB), dan
  5. Kepribadian.

B. Bidang Penilaian

Penilaian dikelompokkan ke dalam 2 (dua) bidang yaitu: (1) IPA (Alam dan Formal), (2) IPS (Humaniora, Sosial, Seni dan Agama). Pembagian bidang lebih rinci dapat dilihat pada penjelasan pasal 10 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

C. Uraian Komponen Penilaian

1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah seluruh nilai matakuliah rata-rata yang lulus sesuai dengan aturan masing-masing perguruan tinggi dan disyahkan oleh Dekan. IPK hanya dinilai dalam proses pemilihan pilmapres sampai pemilihan tingkat perguruan tinggi. Contoh tabel rekapitulasi IPK seperti berikut.

rekap-nilai-2017

2. Karya Tulis Ilmiah

a. Pengertian

Karya tulis ilmiah yang dimaksud dalam pedoman ini merupakan tulisan ilmiah hasil kajian pustaka yang bersumber dari referensi ilmiah dan atau hasil riset. Karya tulis ilmiah berisi solusi kreatif dari permasalahan yang dianalisis secara sistematis dan tajam, serta diakhiri dengan simpulan yang relevan.

b. Tema Tulisan

Tema Pilmapres tahun ini adalah: “Sustainable Development Goals (SDGs)”.

c. Sifat dan Isi Tulisan

Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1) Kreatif dan Obyektif

  •  Tulisan berisi gagasan kreatif untuk memberikan solusi permasalahan yang berkembang di masyarakat dan merupakan hasil pemikiran secara divergen, terbuka, dan komprehensif.
  • Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak menonjolkan permasalahan subyektif.
  • Tulisan didukung oleh data dan atau informasi dari referensi ilmiah.
  • Karya asli (bukan karya jiplakan), belum pernah diikutsertakan dalam lomba dan belum pernah dipublikasikan.

2) Logis dan Sistematis

  • Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis.
  • Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis-sintesis, simpulan dan rekomendasi.

3) Isi karya tulis ilmiah berupa tulisan ilmiah berupa kajian pustaka  yang bersumber dari referensi ilmiah dan atau hasil riset

4) Karya tulis ilmiah belum pernah diikutsertakan dalam lomba karya tulis lain pada tingkat manapun, kecuali pada rangkaian Pilmapres tahun ini.

d. Dosen Pembimbing

Penulisan karya tulis ilmiah dibimbing oleh seorang dosen yang memiliki NIDN/NIDK dan ditugaskan oleh pimpinan perguruan tinggi, tetapi tetap menjaga keaslian pemikiran/gagasan mahasiswa.

e. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:

1) Bagian Awal

  • Halaman Judul (huruf kapital, mencantumkan nama penulis, nomor induk mahasiswa, perguruan tinggi asal dan logonya).
  • Lembar Pengesahan (memuat judul, nama penulis, dan nomor induk mahasiswa) ditandatangani oleh Dosen Pendamping, dan pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan lengkap dengan stempel perguruan tinggi, dan diberi tanggal sesuai dengan hari pengesahan.
  • Prakata dari penulis.
  • Daftar isi dan daftar lain yang diperlukan seperti daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran.

2) Bagian Inti

  • Pendahuluan

Bagian Pendahuluan berisi latar belakang dan perumusan masalah, uraian singkat mengenai gagasan kreatif yang ingin disampaikan, tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan serta metode studi pustaka yang dilakukan.

  • Telaah Pustaka

Telaah Pustaka berisi uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji, uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji, uraian mengenai pemecahan masalah yang pernah dilakukan.

  • Analisis dan Sintesis

Bagian ini berisi analisis-sintesis permasalahan yang didasarkan pada data dan atau informasi serta telaah pustaka untuk menghasilkan alternatif model penyelesaian masalah (solusi) atau gagasan yang kreatif.

  • Simpulan dan Rekomendasi

Simpulan harus konsisten dengan analisis dan sintesis pada pembahasan serta menjawab tujuan. Rekomendasi yang disampaikan berupa alternatif pemikiran atau prediksi transfer gagasan dan diseminasi gagasan atau adopsi gagasan oleh masyarakat.

3) Bagian Akhir Bagian akhir memuat daftar pustaka dan lampiran jika diperlukan.

f. Tata Bahasa dan Tata Cara Penulisan

  1. Pemakaian huruf, tanda baca dan penulisan kata mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan.
  2. Tata bahasa yang digunakan secara taat asas dan tegas
  3. Bahasa yang digunakan tidak mengandung dari unsur dialek daerah, variasi bahasa Indonesia, dan bahasa asing yang belum dianggap sebagai unsur bahasa Indonesia, kecuali untuk istilah bidang ilmu tertentu.
  4. Jumlah halaman minimal 10 halaman dan maksimal 15 halaman (dari bagian pendahuluan sampai dengan bagian simpulan dan rekomendasi) menggunakan Bahasa Indonesia baku.
  5. Naskah diketik pada kertas A-4, dengan 1,5 spasi, dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf “Times New Roman 12”. Batas pengetikan: samping kiri 4 cm, samping kanan 3 cm, batas atas 3 cm, dan batas bawah 3 cm.
  6. Daftar Pustaka, Penulisan daftar pustaka merujuk pada sistem Harvard, MLA, Vancouver, atau lainnya.

3. Prestasi/Capaian yang Diunggulkan dan Membanggakan

Prestasi/capaian unggulan yang layak dicantumkan adalah prestasi/capaian selama menjadi mahasiswa khususnya kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler yang mendapatkan pengakuan dan/ atau penghargaan yang berdampak positif pada perguruan tinggi dan masyarakat. Prestasi yang dimaksud bukan sekadar berpartisipasi pada kegiatan tertentu, tetapi menjadi penggerak/motivator/pemberdaya masyarakat, juara/finalis atau sekurang-kurangnya mendapatkan predikat tertentu. Jumlah prestasi yang diunggulkan maksimal 10 jenis dengan rambu-rambu sebagai berikut:

a. Bidang Prestasi yang Dikompetisikan

  1. Bidang Ilmiah/Penalaran/Akademik
  2. Bidang Seni-Budaya
  3. Bidang Olah Raga
  4. Bidang Teknologi & Inovasi
  5. Bidang Keagamaan
  6. Kewirausahaan
  7. Bidang lainnya

b. Jenis Prestasi/Capaian Unggulan yang Tidak Dikompetisikan

  1. Pemakalah/Presenter/Penyaji/Narasumber/Pemandu/Moderator dalam forum ilmiah/seminar/FGD/konferensi/loka karya/pelatihan
  2. Penemuan Inovasi
  3. Potensi HKI/Hak Cipta
  4. Kewirausahaan/Entrepreneurship
  5. Literatur, Buku, Artikel, Karya Tulis, Cerpen, Novel, Lagu yang dipublikasikan/diterbitkan
  6. Produk seni/produk olah raga/produk teknologi
  7. Pelatih/wasit/juri/coach/adjudicator
  8. Pengabdian kepada masyarakat
  9. Ketua/koordinator kepanitiaan dalam kegiatan tingkat provinsi/nasional/regional/internasional
  10. Kegiatan unggulan lainnya.

c. Jenis Capaian Karir di Organisasi Kepemudaan/Kemahasiswaan

  1. Organisasi/Lembaga Kemahasiswaan: (BEM, DPM, MPM, Hima/Himpro)
  2. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  3. Badan Semi Otonom (BSO)
  4. Organisasi profesi mahasiswa
  5. Organisasi kemahasiswaan lainnya
  6. Organisasi sosial kemasyaratan lainnya.

Penulisannya sesuai format berikut:

a. Deskripsi kegiatan yang diunggulkan dan membanggakan
Uraikan sebuah program yang menurut Saudara sangat berkesan, membanggakan dan monumental yang Saudara inisiasi atau pimpin selama menjadi mahasiswa. Buatlah tulisan maksimal satu halaman yang menguraikan:

  • Nama program
  • Waktu dan durasi
  • Khalayak sasaran yang mendapat manfaat
  • Apa manfaat yang dirasakan oleh masyarakat
  • Peran Saudara yang signifikan dalam program
  • Bagaimana menjaga keberlangsungannya
  • Apa yang membuat Saudara terkesan dengan program itu

b. Rangkuman data prestasi/capaian yang unggul dan membanggakan sebagai berikut:

Keterangan
(1) Sudah jelas
(2) Isikan 10 nama kegiatan/organisasi yang diunggulkan mulai dari yang dinilai terbaik
(3) Isikan: hasil pencapaian, contoh: juara I; hasil penghargaan, contoh: piagam penghargaan; hasil pengakuan, contoh: diundang untuk tampil di Istana negara
(4) Sudah jelas
(5) Isikan lembaga/individu yang memberikan
(6) Sudah jelas
(7) Isikan salah satu: Internasional/Regional/Nasional/Provinsi dengan menjelaskan secara ringkas tentang kegiatan, penyelenggara, jumlah dan distribusi asal peserta di lembar terpisah.
(8) Sudah jelas
(9) Sudah jelas

4. Bahasa Asing (PBB)

Penilaian bahasa asing dilakukan melalui dua tahap yaitu (1) penulisan ringkasan (bukan abstrak) berbahasa asing dari karya tulis ilmiah, dan (2) presentasi dan diskusi dalam bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya. Ringkasan berisi latar belakang, rumusan masalah, metodologi, hasil dan simpulan. Ringkasan terdiri atas 600–700 kata, ditulis dengan menggunakan 1,5 spasi di kertas berukuran A4.

Ringkasan digunakan untuk menilai kecakapan mahasiswa untuk menulis dalam bahasa asing. Presentasi dengan topik tertentu yang dilanjutkan dengan diskusi digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris/ bahasa Asing PBB lainnya.

5. Video

Video yang diunggah berdurasi maksimal 6 menit, berisi uraian peserta dalam bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya (menghadap kamera), tentang topik terkait karya tulis ilmiahnya (tidak diperbolehkan menggunakan
animasi atau sejenis). Pastikan memasukkan URL video dengan benar, contoh link video
:

https://www.youtube.com/watch?v=pB35RTbMHkU

6. Kepribadian

Hasil penilaian kepribadian tidak dikuantifikasikan, tetapi dijadikan syarat untuk menentukan kepatutan sebagai Mapres terpilih. Penilaian dilakukan melalui (1) test tertulis (2) diskusi kelompok dan (3) pengamatan terhadap tingkah laku peserta selama kegiatan berlangsung (misalnya: kesantunan dalam berpakaian dan bicara, disiplin/ketepatan waktu, serta partisipasi dalam berbagai kegiatan).

D. Pelaksanaan Penilaian

1. Tingkat Perguruan Tinggi

Unsur-unsur yang dinilai pada seleksi di perguruan tinggi dan Kopertis Wilayah adalah sebagai berikut:

  1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dengan bobot 20%;
  2. Karya tulis ilmiah yang terdiri atas nilai tulisan dan presentasi, dengan bobot 30%;
  3. Prestasi/capaian yang unggul dan membanggakan, dengan bobot 25%; dan
  4. Bahasa Asing, dengan bobot 25%.

Tabel penilaian dapat dilihat pada Lampiran 1A. Perguruan tinggi dapat melengkapi komponen atau unsur-unsur penilaian dengan tetap memperhatikan relevansinya dengan penilaian di tingkat nasional. Untuk penilaian karya tulis, prestasi/capaian yang unggulkan dan membanggakan serta bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya dapat menggunakan instrumen penilaian pada tingkat nasional.

2. Tingkat Kopertis Wilayah

Unsur-unsur yang dinilai pada seleksi di Kopertis Wilayah adalah sebagai berikut:

  1. Karya tulis ilmiah yang terdiri atas nilai tulisan dan presentasi, dengan bobot 35%;
  2. Prestasi/Capaian yang unggul dan membanggakan, dengan bobot 40%; dan
  3. Bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya , dengan bobot 25%.

Tabel penilaian dapat dilihat pada Lampiran 1B. Kopertis Wilayah dapat melengkapi komponen atau unsur-unsur penilaian dengan tetap memperhatikan relevansinya dengan penilaian di tingkat nasional. Untuk penilaian karya tulis, prestasi/capaian yang unggul dan membanggakan serta bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya dapat menggunakan instrumen penilaian pada tingkat nasional.

3. Tingkat Nasional

Pada tingkat nasional penilaian dilakukan oleh tim yang ditunjuk oleh Ditjen Belmawa. Penilaian tingkat nasional dilakukan dalam dua tahap, yaitu penilaian awal (desk evaluation) dan penilaian akhir (presentasi dan wawancara). Unsur-unsur yang dinilai pada seleksi tingkat nasional adalah:

  1. Karya tulis ilmiah
    • 40% naskah/tulisan
    • 60% presentasi
  2. Prestasi/capaian yang unggul dan membanggakan
    • 40% dokumen
    • 60% wawancara
  3. Bahasa Inggris/bahasa asing PBB lainnya
    • 40% Ringkasan
    • 60% Presentasi dan Diskusi
  4. Kepribadian berdasarkan penilaian psikotes dan pengamatan.

Penetapan pemenang dilakukan dengan menjumlahkan nilai dari empat unsur di atas. Nilai tertinggi akan dijadikan ukuran untuk menentukan Mapres terbaik.

Formulir penilaian karya tulis yang digunakan terdapat pada Lampiran 2, sedangkan formulir penilaian presentasinya dapat dilihat pada Lampiran 3.

Penilaian prestasi/kemampuan yang diunggulkan menggunakan formulir pada Lampiran 4, Lampiran 5a, Lampiran 5b dan Lampiran 6. Penilaian Bahasa Inggris /bahasa asing PBB lainnya dilakukan terhadap kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan (ringkasan karya tulis). Komponen penilaian bahasa Inggris pada tahap awal dan akhir dapat dilihat pada Lampiran 7 (dengan keterangan) dan Lampiran 8 (dengan keterangan). Komposisi penilaian tahap awal di tingkat nasional dapat dilihat pada Lampiran 9, sedangkan tahap akhir dapat dilihat pada Lampiran 10. Terkait dengan plagiarisme, calon Mapres harus membuat Pernyataan sesuai Formulir di Lampiran 11. Untuk melengkapi pendaftaran menggunakan Formulir
pendaftaran pada
Lampiran 12.

Penilaian kepribadian di perguruan tinggi dapat dilakukan menggunakan alat tes yang disediakan oleh perguruan tinggi masing-masing (wawancara, tes tertulis dan sebagainya), dan bila diperlukan penilaian atau pengamatan sejawat, pendidik.

Jika salah satu komponen penilaian memiliki nilai di bawah 60% dari nilai maksimum dan atau hasil penilaian tes kepribadian tidak memenuhi kriteria, maka mahasiswa yang bersangkutan tidak dapat dinominasikan menjadi pilmapres tingkat nasional. Pada penilaian tingkat nasional, juri tidak diperkenankan menilai mahasiswa dari perguruan tinggi asal juri yang bersangkutan.